[vc_row][vc_column][vc_column_text]Pada artikel ini, kita akan memulai tahapan backup file pada website yang Anda kelola. Sebelum dimulai, pastikan 4 poin kesiapan terpenuhi yang telah dijelaskan pada artikel seri sebelumnya “Pentingnya Melakukan Backup Website
Berikut penjelasan tahapan melakukan backup website:

  • Jalankan program FileZilla yang terinstall, akses File > Site Manager
  • Klik tombol New Site, ganti isian nama New Site menjadi Situsku atau nama website Anda. Kami mengisi nama pustipanda
  • Lalu di sebelah kanan ada isian yang minimal diisi sebagai berikut:
    • Host: domain website Anda (Contoh: pustipanda.uinjkt.ac.id). Pada sesi pengisian host, jika gagal koneksi bisa diisi dengan alamat IP Adrress website Anda
    • User: isi username FTP website Anda
    • Password: isi password FTP website Anda
    • Encryption: Use explicit FTP over TLS if available
    • Protocol: FTP
    • Port: 21

  • Klik tombol OK untuk menyimpan konfigurasi akun website Anda di Filezilla.
  • Klik link akun website tersebut melalui Site Manager untuk memulai koneksi FTP website.
  • Setelah koneksi berhasil, akan tampil list seluruh file yang ada di website Anda seperti pada gambar berikut:

  • Buat direktori baru di komputer Anda dengan nama folder Backup atau sesuai keinginan Anda, klik OK. Pastikan panel kiri Filezilla telah berada di folder backup yang dibuat tadi.
  • Kemudian ke panel kanan Filezilla, block seluruh file dan folder website yang ada lalu klik kanan dan pilih Download untuk memulai backup file website.

  • Proses backup file website akan ditransfer ke komputer Anda sampai selesai. Anda bisa memantau proses transfer file melalui panel bawah Filezilla seperti pada gambar berikut:


Setelah proses transfer selesai, Anda telah selesai melakukan backup file website Anda. Selanjutnya melakukan backup database website pada seri artikel berikutnya.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]